6 Langkah Membuat Rencana Keuangan

 

Diawal tahun 2015 ini, anda mungkin telah berjanji dengan pada diri anda sendiri, pasangan atau keluarga anda bahwa segala sesuatu akan lebih baik ditahun ini dari pada tahun kemarin. Hal ini berlaku pula dengan keputusan anda soal keuangan.

Jangan kuatir anda tidak sendirian jika anda merasa belum yakin harus mulai dari mana atau langkah apa yang harus anda ambil selanjutnya.

Yang pertama anda lakukan adalah sediakan waktu 2-3 jam untuk berkencan. Ya benar…. kencan Uang (Money Date). Ajak pasangan, partner atau bahkan diri anda sendiri. Duduk relax dan santai di tempat favorit anda. Bisa di Kafe favorit atau sudut favorit anda di rumah. Jangan lupa pesan atau bikin minuman kesukaan anda supaya kencan anda lebih menyenangkan.

Nah setelah benar-benar relax dan timbul perasaan senang, mulai buka laptop, kalkulator dan beberapa buku referensi soal keuangan keluarga/pribadi. Yang pertama anda lakukan adalah financial check up. Nah saya percaya pasti anda sudah punya catatan harian cashflow keuangan anda. Karena saya yakin anda adalah pribadi yang paling bertanggung jawab dengan diri anda sendiri apalagi jika anda sudah berkeluarga.

Berdasarkan cacatan harian cash flow anda tadi, anda dapat melihat tabel dibawah ini, score keuangan anda :

Indikator Rumus Sehat Ideal
Liquidity Ratio

(Rasio Liquiditas)Aset kas lancar/

pengeluaran rutin12x pengeluaran rutin bulananSaving Ratio

(Rasio Menabung)Komitmen Investasi setahun/ Penghasilan setahun25%-30%Debt Service Ratio

(Ratio kemampuan membayar cicilan)Komitmen utang setahun

/penghasilan setahun0%-20%

 

Nah sudah tahukan potret keuangan anda dan scorenya. Jadi sudah sehatkah keuangan anda?? Jika anda masih bingung dengan tabel diatas anda menghubungi contact dibawah artikel ini.

Dari score anda diatas, Keuangan anda belum sehat? jangan kuatir kalau score anda dibawah atau justru melampaui presentase dari sehat ideal. Tidak ada kata terlambat. Yuk mari mulai berbenah di tahun ini dengan merencanakan keuangan anda supaya lebih sehat di tahun 2015 ini.

Apa sih langkah-langkah membuat perencanaan keuangan? Ada 6 langkah yang anda harus pahami. Yuk simak dibawah ini :

  1. Punya Tujuan / Mimpi

Tujuan disini adalah apa sih mimpi anda kedepan? 2, 5, 10 tahun lagi.

Punya rumah sendiri, beli mobil idaman anda, liburan tahuan yang seru atau kalau yang sudah berkeluarga mau membayar uang pangkal anak sekolah dan pensiun dini yang menyenangkan. Definisikan setiap tujuan/impian anda dengan satu persatu.

  1. Pengumpulan &Analisa Data

Sudah punya list mimpi kan, nah selanjutnya adalah anda akan membutuhkan bantuan kalkulator atau dengan bantuan formula di excel. Tulis satu persatu mimpi tadi dan hitunglah dana untuk mencapai mimpi-mimpi tadi.

Misalkan nomer satu adalah punya rumah dalam waktu 5 tahun kedepan, disini anda harus melakukan survey rumah yang anda impikan, dan tulis harga rumah sekarang kemudian dengan menggunakan asumsi inflasi per tahun, hitung harga rumah 5 tahun lagi, catat angka-angkanya.

Dari angka kebutuhan dana yang sudah dihitung, maka kita bisa melihat dan menganalisa apakah sudah ada aset financial yang mendukung rencana impian tersebut. Misalkan Kebutuhan dana pembelian rumah idaman adalah 2 Milyar dan saya baru punya uang 200 juta rupiah untuk memulai, jelas tidak cukup maka disini anda harus menghitung berapa jumlah dana yang anda harus investasikan / tabungkan agar dapat mencukupi target kebutuhan dana pembelian rumah idaman pada waktu yang sudah ditetapkan (5 tahun lagi).

  1. Pahami berbagai produk investasi

Langkah berikutnya adalah cari tahu, kenali dan pahami berbagai produk keuangan yang tersedia dipasaran saat ini. Termasuk juga profil resiko anda. Apakah anda seorang konservatif, moderat atau agresif profil resikonya.

Sebenarnya apapun produk kemasan luarnya, sebetulnya produk financial hanya terbagi menjadi kas atau tunai, oblogasi dan saham. Adapun alternatif lain adalah emas, properti ataupun barang koleksi

  1. Pembuatan Rencana Keuangan

Setelah anda pahami produk-produk keuangan yang ada dipasaran, mulaikah untuk merencanakan satu per satu impian/ tujuan keuangan anda, sesuai dengan profil resiko anda. Jangan lupa masukkan asumsi-asumsi inflasi tahunan, bunga bank, prosentasi target investasi anda.

  1. Implementasi Rencana

Pembuatan Rencana Keuangan merupakan panduan utama kita dalam mengelola keuangan kita. Namun jika rencana hanya akan sebatas rencana perhitungan pada selembar kertas tanpa eksekusi dan implementasi apalah gunanya. Mulai bikin action plan atau to do list untuk mengimplementasikan rencana anda.

  1. Monitor Rencana

Setelah Implementasi berdasarkan action plan yang anda buat, sekarang saatnya mengevaluasi secara berkala. Evaluasi rutin minimal 6 bulan sekali untuk melihat bagaimana implementasinya. Apakah rencana anda sudah mulai berjalan rutin, bagaimana hasil kinerja produk investasi yang anda pilih. Apakah sudah memberikan return yang anda targetkan.

Nah kan sudah semua langkah-langkah kita bahas. Sudah jelas juga kan, Tunggu apalagi sekarang cari kalender lihat tanggal berapa anda bisa mulai kencan uang (money date), lingkari tanggal itu dan buat janji dengan pasangan anda kalau anda mau mengajak kencan uang dengan nya.

“ Money is only a tool. It will take you wherever you wish, but it will not replace you as

The driver” – Ayn Rand

  

Ira Puspitasari

Associate Financial Planner

Tatadana Consulting

Masih kurang jelas dengan artikel diatas, Ingin berkonsultasi langsung? Hubungi Tatadana Consulting, Grha Toejoeh Empat lantai 3 Jalan Wolter Monginsidi No.15 Jakarta Selatan 12110, (021-7235949), www.tatadana.com

Comments are closed.

WhatsApp chat