ASURANSI MOBIL, PERLUKAH ?

Ada yang menganggap asuransi mobil itu tidak penting, sementara sebagian mengatakan ini adalah bentuk dukungan. Tejasari dari Tatadana Consulting, menjawab semua keingintahuan Anda di sini.

Memiliki kendaraan bermotor di Jakarta saat ini secara tidak sadar telah menjadi sebuah kebutuhan primer. Mobil dianggap sebagai aset terpenting. Minimnya transportasi umum, bobroknya “portal” keamanan di jalan, membuat beberapa dari kita mengurungkan niat untuk menggunakana jasa Trans Jakarta atau angkutan umum lainnya. Sehingga tingkat pengguna mobil di Jakarta sepanjang tahun 2009 – 2010 meningkat tajam. Dan tahun ini berdasarkan data Polda Metro Jaya, tercatat sebanyak 3.118.050 unit kendaraan roda empat, dengan jumlah kendaraan baru yang akan masuk Jabodetabek mencapai 700 ribu.

Seiring dengan perkembangan itu, pada April 2011 bisnis asuransi jiwa pun mengalami pertumbuhan sejak tahun 2010. Kenaikan tersebut mencapai 26,14 persen premi dibandingkan dengan tahun 2009, atau telah mencapai Rp 75,98 triliun secara nasional. Dari angka itu juga, dapat disimpulkan bahwa premi produk unit link mencapai 58% atau senilai Rp 44,73 triliun. Evelina F. Pietruscha, Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyatakan bahwa level kesadaran masyarakat untuk berasuransi terus meningkat dan produk unit link semakin mendapat banyak penggemar karena potensi imbal yang cukup menarik.

“Luck” dan “Bad Luck” adalah sesuatu yang tak bisa kita tentukan dalam hidup,” tutur Tejasari. Rejeki dan musibah bisa datang kapan saja. Sebagai pengemudi, kita berusaha menjadi pengemudi yang baik. Kita sudah berhati-hati di jalan, mengenakan seatbelt, memberi tanda lampu ke kanan atau ke kiri, menyalakan lampu sorot saat pengendara mobil lain hendak menerobos jalur kita dan sebisa mungkin mematuhi peraturan lalu lintas. Bisa diblang, kita sudah berusaha mengikuti semua aturan jalan, tapi belum tentu orang lain. “Sekarang ini kita beruntung karena ada yang namanya asuransi. Jasa perlindungan yang memberikan dukungan dalam meminimalkan kerugian ketika Anda berhadapan dengan suatu musibah,” ungkap Tejasari.

Membeli asuransi mobil merupakan salah satu langkah keuangan yang cukup penting. “Manfaatnya akan jauh lebih besar dibanding dengan jumlah premi yang kita bayarkan,” tuturnya. Jadi, jika asuransi mobil begitu penting bagi setiap pemiliknya, lalu apa yang harus diperhatikan agar pembelian asuransi menjadi sebuah keputusan bijak dan sangat bermanfaat? Kepada MORE, Tejasari menguraikannya untuk Anda.

MEMILIH ASURANSI MOBIL

Ada premi yang harus kita bayar untuk membeli asuransi. Tentu saja. Dari besarnya premi tersebut dapat menentukan seberapa jauh batasan kerugian kita. Artinya, berapapun risiko yang terjadi, kerugian kita hanyalah sebesar uang premi yang telah dibayar. Jika dihitung secara matematika, mungkin kita akan merasa lebih rugi bila kerusakan atau musibah yang menimpa mobil lebih kecil dibanding dengan premi yang dibayar. Tapi jangan lupa, apabila kerusakan yang terjadi jauh lebih besar, maka kerugian yang kita tanggung tidak sebesar yang terjadi.

Pada dasarnya asuransi itu baik. Namun untuk memilihnya membutuhkan berbagai pertimbangan lain. Anda harus memiliki asuransi yang tepat dan sesuai dengan kondisi. Dengan begitu, rencana keuangan Anda pun akan tetap berada di jalur yang lancar. Berikut hal-hal penting yang harus diperhatikan saat memilih asuransi mobil.

JENIS – Pada umumnya asuransi mobil memiliki dua jenis paket, yakni Total Loss Only (TLO) dan All Risk. Pada jenis TLO, pemberi jasa hanya mengganti bila Anda mengalami kehilangan mobil. Sementara All Risk biasanya lebih mengganti kerugian karena pencurian, kecelakaan dan kondisi lain seperti huru-hara, banjir serta hal-hal tak terduga yang bersifat mengancam, tergantung dari kondisi yang Anda inginkan.

BIAYA DEDUCTIBLE (Risiko Sendiri) – Jumlah nominal yang harus kita bayarkan saat akan melakukan klaim. Jumlahnya bervariasi, antara 100 hingga 300 ribu per kasus.

MANFAAT – Karena sifatnya menanggung kerugian yang bentuknya beragam, asuransi mobil jenis All Risk umumnya memiliki perbandingan angka lebih besar dibandingkan TLO. Tarif All Risk berkisar antara 2,5% – 3,5% dari harga mobil sebenarnya. Anda tidak dianjurkan untuk mencari premi yang murah. Tapi perhatikan jelas apa-apa saja manfaat yang diberikan, seperti derek mobil gratis, 24 jam servis, mengganti ban mobil, penggantian bengkel, dan masih banyak lagi yang sekiranya kecil namun sangat membantu.

ALERT – Semakin tua umur kendaraan Anda, preminya pun akan menjadi lebih tinggi. Untuk beberapa asuransi biasanya mereka membatasi sampai periode tujuh hingga 10 tahun. Di atas itu Anda sudah tidak bisa lagi menggunakan asuransi.

REKANAN BENGKEL – Semakin banyak rekanan bengkel yang disediakan, ini tentu akan sangat membantu Anda. Tapi kita juga tidak boleh lengah dengan kualitas bengkelnya.

LOKASI – Beli asuransi mobil di kota tempat kita berada. Terkadang agen asuransi yang berasal dari luar kota kerap kali menawarkan jasa lebih murah. Namun, jika hal ini malah mempersulit ruang gerak Anda, misalnya saat melakukan klaim, tentu ini hanya akan menambah keruwetan.
Untuk perempuan, seperti kita, ada baiknya jika memilih yang memberikan kenyamanan seperti fasilitas 24 jam dan montir yang siap melayani di tempat kita berada. One stop call. Kebetulan, sudah beberapa kali saya merasakan kenyamanan dari fasilitas kecil seperti penggantian ban mobil.

Di jakarta semua bisa terjadi. Anda tak bisa menghindar dari kasus ban kempis karena paku atau kebocoran tiba-tiba yang tidak disadari. Sudah bukan zamannya lagi untuk kita berdiri di pinggir jalan, melambaikan tangan atau meminta tolong kepada pejalan kaki untuk membantu Anda mengganti ban mobil. Ini hal kecil, yang jika terjadi sungguh akan terasa menyebalkan dan membuang waktu. Jadi, perhatikan titel “kemudahan klaim” dan “call service” pada penawaran yang diberikan oleh agen asuransi Anda.

bubble_wrap_car-illust

MENIMBANG SEMUA ASPEK

Asuransi mobil termasuk jenis asuransi kerugian yang nilai preminya akan hangus apabila Anda tidak melakukan klaim. Tapi sekarang ini, terdapat jenis asuransi mobil yang memberikan jaminan uang premi kembali hingga 100%, seperti Asuransi Sinar Mas dengan kondisi; jika tidak terjadi klaim hingga periode pertanggungan mencapai delapan tahun terakhir.

Biasanya, nilai pertanggungan untuk tahun pertama didasarkan pada harga pembelian kendaraan atau harga pasar saat penutupan. Bisa juga dengan menurut harga perolehan kendaraan sesuai faktur, sedangkan di tahun berikutnya dihitung berdasarkan penyusutan. Berikut gambaran umum yang sering ditawarkan oleh para agen asuransi;

  • Tahun kedua 90% dari nilai pertanggungan tahun pertama.
  • Tahun ketiga 80% dari nilai pertanggungan tahun pertama.
  • Tahun keempat 70% dari nilai pertanggungan tahun pertama.
  • Tahun kelima hingga kedelapan sebanyak 60% dari nilai pertanggungan tahun pertama.

Pertanyaan selanjutnya adalah, haruskah kita memilih asuransi gabungan yang terkesan lebih praktis? Ada beberapa asuransi mobil yang memberikan fasilitas dalam bentuk asuransi jiwa dan kesehatan. Dan jika Anda setuju dengan penawaran itu – pada besar angka premi yang dibayarkan – selanjutnya jangan lupa hal-hal kecil seperti seberapa besar penggantian asuransi jiwa atau kesehatan yang diberikan, apakah sudah cukup signifikan dan bermanfaat untuk Anda. Saya sarankan untuk mengambilnya secara terpisah.

NOW, MANAGE YOUR CASH FLOW

Memiliki asuransi mobil sama seperti membeli barang yang manfaatnya sudah jelas, tapi belum tentu digunakan. Dengan kata lain, barang ini akan hilang dalam jangka waktu tertentu: terpakai atau tidak terpakai. Pembayaran asuransi mobil pada umumnya dibayarkan dalam hitungan per tahun. Sehingga, yang bijak Anda lakukan adalah masukan pengeluaran ini ke dalam kategori cash flow tahunan Anda. Saat Anda mendapat bonus, THR atau penghasilan tahunan lainnya, ini waktu bagi Anda untuk menyisihkan sejumlah biaya tahunan dan melunasi pembayaran yang sifatnya “wajib” dikeluarkan, termasuk asuransi kendaraan bermotor. Jika rupanya Anda tidak memiliki penghasilan tahunan, maka pembayaran kali pertama asuransi, harus dilakukan dengan tabungan pribadi, dan selanjutnya, Anda bisa mencadangkan penghasilan tiap bulan untuk pembayaran asuransi di tahun depan.

Meski begitu, membeli asuransi mobil bisa menjadi salah satu cara Anda untuk mengontrol rencana keuangan secara lebih baik. Risiko keuangan yang kita hadapi lebih jelas dan terancang. Yang Anda butuhkan hanya mengalokasikan besarnya jumlah premi asuransi pertahun dari pengeluaran. Sementara dana lainnya bisa Anda tabung dan investasikan. Semua ini akan jauh berbeda jika “di masa depan” terjadi risiko kehilangan atau kecelakaan dan kita tidak punya “pegangan”-  asuransi mobil – maka kerugian yang akan kita tanggung menjadi lebih besar dari yang diduga. Inilah hal yang paling dikhawatirkan oleh orang “mengganggu kondisi keuangan.” Jangan ancam rencana keuangan Anda yang sudah begitu rapi dipersiapkan. Think about your dream retirement house.

MARI SIAPKAN

Saat membeli asuransi mobil, administrasi yang diperlukan tidak banyak. Hanya STNK, SIM dan KTP. Jika Anda memiliki STNK dengan nama yang tidak sama dengan KTP pemilik mobil, rupanya hal ini masih memungkinkan. Para agen asuransi akan melakukan survei dan pengecekan mendalam sebelum akhirnya asuransi mobil diberikan. Selepas itu siapkan dana untuk pembayaran premi asuransinya.

More.Doc | penulis: Miranti | Art Director: Astri Lusiana | Artistic: Eddy Djumadi | published in More Indonesia edisi November 2011.
foto mobil dibungkus sebagai ilustrasi merupakan potongan dari poster iklan: Credits & Description: Company: SHOOT!, SPAIN, Madrid; Executive Creative Director: Raúl Eguiluz; Creative Director: Antonella Silvy; Copywriter: Eva Pastor; Art Director: Ignacio Fernandez/Juan Ignacio Estévez; Photographer: Steffen Schrägle; The Print Ad titled BUBBLE WRAP was done by Shoot! advertising agency for product: Car Insurance (brand: Axa Winterthur) in Spain. It was released in the Mar 2007.

 

Comments are closed.

WhatsApp chat