Bad Debt; Good Debt (bag.-2: Hutang Buruk)

Bad debt adalah kondisi dimana hutang yang kita miliki dapat merugikan kita secara finansial. Kerugian secara finansial bisa terjadi karena bunganya yang relatif tinggi atau bisa juga karena membuat kita jadi bersifat konsumtif.

Tentu saja kriteria Bad Debt adalah lawan dari kriteria Good Debt. Hutang yang digunakan untuk membeli barang barang yang nilainya menurun, hutang yang digunakan untuk kebutuhan sekunder serta hutang yang berbunga tinggi, semuanya masuk dalam kriteria Bad Debt.

Apa saja yang termasuk dalam Bad Debt ?

  1. Kredit mobil/motor, masuk kriteria ini, karena nilainya menurun sejalan dengan waktu. Tapi, tentu saja kredit ini menjadi bad debt apabila digunakan untuk mobil atau motor kedua yang memang sudah masuk dalam kriteria barang konsumtif.
  2. Tidak melunasi kartu kredit. Kebutuhan sekunder seperti rekreasi, barang elektronik, membeli keperluan sandang seperti tas, baju, sepatu, atau keperluan konsumsi seperti belanja bulanan, apabila menggunakan kartu kredit dan tidak dapat dilunasi pada waktunya akan menjadi bad debt karena bunganya yang sangat tinggi. Rata-rata bunga kartu kredit adalah sebesar 30% – 50% pertahun. Bandingkan dengan bunga bank yang sebesar 3% pertahun.
  3. Pengambilan cash dari kartu kredit, ini adalah hutang yang paling berat. Karena bunganya biasanya langsung dikenakan keesokan harinya dengan bunga kartu kredit yang tinggi. Kalau kita kehabisan cash, sebaiknya jalan ini adalah jalan yang terakhir diambil apabila tidak ada alternatif lain.
  4. Kredit dengan agunan mobil/motor/rumah. Biasanya, dana ini diperlukan untuk keperluan lain keluarga, bukan untuk membeli kendaraan atau rumah. Kalau untuk keperluan bisnis bisa menjadi good debt, tapi kalau digunakan untuk kebutuhan konsumtif, maka akan menjadi bad debt.

Bagaimana caranya untuk menghindari Bad Debt ?

  1. Lunasi kartu kredit setiap bulannya. Jangan membeli kalau uang untuk pembayarannya tidak ada.
  2. Tidak mengambil dana cash dari kartu kredit
  3. Pilih antara Needs and Wants. Sebelum berhutang, cobalah untuk memikirkan apakah barang yang akan dibeli merupakan “needs” atau “wants”. Rumah kedua untuk investasi…..boleh saja, tapi lihat kemampuan membayarnya. Mobil kedua …….. coba difikir lagi apakah kita benar benar memerlukannya?. Barang konsumtif…….nah, apakah anda akan mengalami kesulitan dalam hidup apabila tidak memilikinya?
  4. Secara rutin menabung dan investasi untuk keperluan keluarga seperti dana darurat, dana pendidikan anak dan kebutuhan lainnya.

Apabila ternyata anda sudah masuk dalam jebakan Bad Debt, artinya sudah waktunya anda untuk berbenah. Lunasi segera Bad Debt anda dengan menggunakan tabungan yang dimiliki saat ini. kalau ternyata tidak cukup, cobalah untuk mencari alternatif penyelesaiannya segera. Bad Debt seperti hutang kartu kredit, akan terus bertambah setiap harinya apabila tidak terbayar. Jangan diamkan saja. Begitu banyak alternatif yang bisa anda gunakan, mulai dari menjual aset yang anda miliki saat ini, pinjam pada keluarga atau kantor dengan bunga rendah, menggunakan KTA untuk memperpanjang tenor hutang, hingga minta kebijakan bank untuk memberikan restrukturisasi hutang yang tepat bagi anda.

Jangan biarkan hutang menjadi bagian kelam dalam hidup anda.

penulis: Teja
foto: “Penyanyi: Agnes Monica”  diambil dari: mp3-musikindonesia.blogspot.com | “cartoon bandit” diambil dari polemicandparadox.com

Comments are closed.

WhatsApp chat