Berbenah Finansial Usai Lebaran

Berbenah Finansial Usai Lebaran – Kemeriahan Lebaran sudah berlalu, kue dan makanan hantaran Lebaran pun sudah hampir habis. Yang mudik pun sudah mulai kembali beraktifitas. Selamat datang kembali dengan aktifitas kita sehari – hari. Selain kembali bekerja, ini juga saatnya menoleh ke belakang mengecek kondisi keuangan kita saat puasa dan Lebaran lalu. Inilah saat tepat untuk membenahi kondisi finansial kita. Cek isi dompet, apakah masih ada uang tersisa atau hanya tinggal bon – bon tagihan saja?

Beberapa Hal Berbenah Finansial Usai Lebaran

Uang THR Masih Bersisa

Ini tandanya pengeluaran selama Ramadhan dan Lebaran tidak terlalu banyak dan kita berhasil menyisakan dana THR. Kira – kira sisa dana THR ini bisa untuk apa ya?

  1. Kurban – Simpan kelebihan dana untuk berkurban saat Idul Adha nanti. Ya, hanya dalam waktu kurang lebih dua bulan lagi, kita sudah harus mempersiapkan dana untuk ber kurban. Kalau misal dana THR masih bersisa, maka anda bisa melalui hari raya Idul Adha dengan tanpa beban, karena dananya sudah ada dan siap sebelum hari raya tiba. Kalau ternyata dana sisa THR tidak mencukupi untuk membeli hewan kurban, artinya kita hanya perlu mempersiapkan sebagian saja dana untuk keperluan ber kurban ini.
  2. Gunakan dana untuk keperluan pengeluaran tahunan, apa saja? Misal, perlu membayar PBB, perpanjang STNK, membayar asuransi hingga uang tahunan sekolah anak. Nah, sisa dana bisa kita bayarkan untuk sebagian kebutuhan ini, agar tidak memberatkan keuangan kita saat jatuh tempo nanti.
  3. Nabung dan investasi, yuk! Ditabung atau diinvestasikan merupakan alokasi yang cukup baik juga. Daripada dana digunakan untuk sesuatu yang konsumtif, akan lebih baik kalau disisihkan untuk ditabung atau diinvestasikan saja. Misal, untuk memenuhi dana darurat kita yang belum tercapai atau bisa juga untuk memenuhi kekurangan dana investasi yang terlewatkan oleh kita.

THR Habis Tak Bersisa

Apa mau dikata, nasi sudah menjadi bubur, dana THR pun sudah melebur. Walau habis tak bersisa setidaknya tidak sampai berhutang untuk memenuhi kebutuhan hari raya lalu. Coba kita urutkan kembali dan buat dana perhitungan pengeluaran kita saat Lebaran kemarin. Apakah ya, kita perlu mengeluarkan dana sebesar itu untuk Lebaran? Hasil analisa keuangan kita ini, bisa menjadi catatan bagi kita supaya tahun depan dapat mengelola keuangan untuk hari raya dengan lebih baik dan bijak lagi. Kita jadi tahu mana kebutuhan dan mana keinginan, mana yang perlu dan tidak perlu.

Dana THR Pun Tidak Mencukupi

Ini yang harus diwaspadai, dana Lebaran lebih tinggi pengeluarannya daripada uang THR. Sehingga terpaksa harus berutang untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Yang tidak disarankan adalah berutang dengan kartu kredit, saat Lebaran usai tagihan pun sudah menanti untuk dilunasi. Kalau ini terjadi, kita harus membenahi dengan segera, apa saja yang perlu dilakukan?

  1. Hitung yuk, keseluruhan hutang kita. Utang pada teman, saudara atau orang tua, utang kartu kredit, dan utang lainnya. Biasanya yang terbanyak itu adalah utang kartu kredit.
  2. Cek kemampuan membayar utang kita? apabila dapat melunasi seluruh utang, maka ini tidak menjadi masalah. Masalah muncul apabila kita berutang namun tidak dapat membayar utang karena gaji kita tidak cukup untuk melunasinya. Bila ini terjadi, makanya inilah saatnya berhitung. Apakah ada pengeluaran yang dapat Anda STOP sementara hingga utang lunas? Atau apakah masih punya tabungan atau simpanan lain yang bisa digunakan dahulu untuk melunasi utang tersebut?
  3. Ternyata uang kita kurang untuk melunasi utang, lalu bagaimana? Kita bisa segera menghubungi pihak bank untuk bernegosiasi untuk mengubah tagihan utang mnjadi sistem cicilan, misalnya menjadi 3 bulan hingga 6 bulan, sebaiknya tidak lama – lama waktu cicilannya. Setidaknya kita tidak terkena bunga karena tidak melunasi tagihan tersebut. masukkan cicilan ini menjadi pengeluaran 3 sampai 6 bulan ke depan. Ingat, cicilan ini harus dibayar dan tepat waktunya.
  4. Bagaimana kalau kartu kredit tak dapat dicicil? Kalau begini kita harus rela untuk terkena bunga atas sisa utang kita. Setidaknya minimal 10% kita bayarkan tagihan utang kita agar tidak terkena denda. Semakin besar cicilan yang dibayar semakin baik. Lakukan terus untuk bulan berikutnya hingga tagihan kita lunas dan bayarkan sebanyak mungkin agar cepat lunas dan tidak menjadi beban utang terlalu lama. ( baca juga : http://www.tatadana.com/bagaimana-jika-hutang-sudah-terlanjur-besar/#sthash.T64Hfbfo.dpbs )

Kondisi apapun yang terjadi pada finansial kita, sebaiknya lakukan lah langkah berikut ini: Membenahi, menghitung kembali, merapikan, melunasi dan mencicil. Lakukan lah langkah terbaik yang sesuai dengan kondisi finansial kita. Yuk, kita Berbenah Finansial Usai Lebaran

Semoga bermanfaat, apabila kamu masih kurang jelas, yuk, email ke: tanya@tatadana.com atau kontak: 081318621626. Artikel lainnya, silahkan klik artikel di website: www.tatadana.com / tips keuangan : www.keuanganitumudah.com

Source : Tejasari

( Rissa – Tatadana )

No Comments Yet.

Leave a comment

WhatsApp chat