Dana Darurat Harus Rutin Diisi kah?

Dana Darurat Harus Rutin Diisi kah? – Pastinya Anda pernah dengar bahkan sering sekali mendengar bahwa dana darurat itu penting sekal di dalam perencanan keuangan kita sendiri maupun untuk keluarga. Mengapa dana darurat dikatakan penting? Karna, di dalam hidup yang sebaik-baiknya kita merencanakan sesuatu, tentu saja tetap ada kondiisi mendadak atau kondisi mendesak/darurat yang tidak mungkin untuk kita hindarkan. Adik/Kakak yang sedang dirawat di rumah sakit dan kita di minta untuk menyumbang ataupun untuk diminta pinjaman uang, itulah salah satu contoh keadaan darurat yang mungkin kita tidak bisa hidari. Dengan ikatan keluarga yang sangat kental, kondisi seperti ini tentu saja kita tidak bisa menghindarkan.

Terkena PHK dari tempat kerja atau dikeluarka tanpa pesangon adalah kondisi yang paling extrim yang semua orang tentu berharapan tidak akan pernah untuk mengalami kondisi seperti ini. Namun dengan kondisi ekonomi yang seperti ini, apapun bisa saja terjadi bukan? Oleh karna itu, persiapkan dana darurat dengan menabung sedikit demi sedikit, sangat di anjurkan.

Berapa banyak sih dana darurat yang harus kita persiapkan atau kita butuhkan?

Untuk yang belum berkeluarga alias single, untuk nilai dana darurat yang dianjurkan untuk di miliki adalah sejumlah 3 sampai 6 kali pengeluaran bulanan. Dengan seperti itu logikanya, apabila terjadi PHK yang tidak pernah kita harapkan, untuk yang single bisa bertahan hidup hingga 6 bulan dengan dana darurat yg dimiliki, sambil mencari pekerjaan pengganti. Bagaimana kalu yang sudah berkeuarga dan sudah memiliki tanggungan anak? Untuk yang sudah berkeluarga dan sudah memiliki tanggungan anak maka nilai yang dianjurkan untuk memiliki dana darurat sebesar 6 sampai 12 kali pengeluaran bulanan. Maka banyak tanggungan yang dimiliki maka semakin besar juga dana darurat yang perlu dipersiapkan.

Jarang sekali orang yang pada awalnya langsung bisa memiliki dana darurat sebesar sesuai yang disarankan. Jadi kita tidak perlu berkecil hati. Karna pembentukan dana darurat ini bisa dilakukan secara bertahap. Seandainya baru bisa mengumpulkan dana darurat sebesar 1 kali pengeluaran bulanan, maka yang harus dilakukan selanjutnya perbulan menyisihkan penghasilan sebesar RP xxx untuk simasukan ke dana darurat yang rutin tanpa bolong-bolong. Ini adalah kunci untuk pembentukan dana darurat. Pundi yang rutin harus diisi. Demikian istilah yang tepat untuk menggambarkan dana darurat kita. kenapa harus dijalankan secara rutin? Agar nilainya makin lama makian besar yang berarti makin ‘secure’ alias makin aman dan nyaman hidup kita. kenapa harus terus diisi? Karena dananya akan selalu terpakai saat kita mengalami kondisi darurat mulai dari yang ringan seperti diminta pinjaman uang, atau sampai kondisi ekstrim yaitu kehilangan pekerjaan.

No Comments Yet.

Leave a comment

WhatsApp chat