Apa kabar Bu Teja?

Saya suka sekali membeli barang – barang berharga, seperti tas, jam tangan, pakaian branded, serta perhiasan. Saya berpikir barang- barang seperti itu berguna layaknya investasi jika suatu hari saya kepepet membutuhkan uang. Yang ingin saya tanyakan, apakah langkah saya sudah benar, Bu? Apa memang barang – barang seperti itu bisa menjadi investasi yang menguntungkan di kemudian hari? Jika tidak, sebaiknya investasi apa yang bisa saya pilih? Terima kasih.

——-

Jawab :

Memiliki barang – barang seperti tas, pakaian, dan perhiasan bagi banyak wanita memang menyebutnya sebagai investasi. Karena barang – barang tersebut adalah hal yang disukai oleh para wanita, dan untuk barang tertentu bisa dijual kembali. Akan tetapi, cobalah kita kembali pada prinsip investasi, dimana berharap uang yang kita keluarkan saat ini bisa memberikan hasil yang lebih tinggi satt kita jual nanti. Nah, dengan prinsip ini coba perhatikan barang apa saja yang kita anggap sebgai investasi.

Bagi para profesional, mengeluarkan uang untuk seminar, training dan kursus yang bisa meningkatkan kempuan adalah investai. Diharapkan pengetahuan mereka menjadi meningkat, dan bisa memberikan penghasilan yang lebih tinggi di kemudian hari.

Bagi para artis, mengeluarkan uang untuk mempercantik diri dan membeli barang – barang yang bisa meningkatkan image mereka, juga disebut dengan investasi. Diharapkan dengan bekal kecantikan dan image meningkat, bisa memberikan penghasilan yang meningkat pula.

Sementara bagi masyarakatumum, menempatkan dananya pada produk investasi jelas jelas langkah yang dilakukan untuk meningkatkna kekayaan mereka. Nah, kembali pada barang – barang yang dibeli tadi, seperti tas, pakaian dan perhiasan, maka kita perlu untuk berpikir, apa yang bisa masuk dalam kategori investasi? Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan :

  1. Apakah barang tersbut bisa dijual dengan harga yang meningkat?

Inilah salah satu prinsip investasi, nilai jualnya lebih tiggi dari nilai saat ikita membeli. Ada barang – barang khusus yang spesial, memiliki nilai jual yang tinggi saat dijual kembali. Inilah barang yang layak dijadikan investasi. Contohnya lukisan, barang antik. Akan tetapi kalau barang yang dibeli niali jualnya jatuh, rasanya tidak masuk ke dalam kategori investasi.

Emas perhiasan bisa menjadi investasi, siring dengan kenaikan harga emasnya. Akan tetapi, saat dijual harganya tidak sama seperti harga jual emas LM, mengalami penurunan sekitar 20%, sehingga lebih baik membeli emas LM apabila berniat untuk investasi.

  1. Barang apa dan merk apa yang bisa masuk kategori investasi

Inilah pengetahuan yang perlu dimiliki saat berniat untuk investasi pada barang – barang tertentu.  bagus dan model yang seperti apa. Dengan pengetahuan ini, kita bisa tahu harus membeli tas seperti apa. Harganya mungkin lebih mahal dibandingkan tas lain, akan tetapi potensi nilai jualnya yang baiklah yang menentukan pilihan  kita.

Apabila tertarik untuk mengkoleksi berlian, misalnya, maka kita perlu tahu berlian dengan karat berapa yang bisa dijual kembali dengan harga yang bagus. Sementara berlian yang tidak termasuk dalam kategori tersebut, tidak perlu untuk dikoleksi.

  1. Bagaimana menjualnya

Produk investasi selain harus memiliki nilai jual yang meningkat, juga kita harus tahu bagaimana menjualnya. Memiliki koleksi tas untuk dijual, tapi tidak tahu kepada siapa harus menjual tas itu dengan harga baik, akan menyebabkan nilainya jatuh. Kalau kita tertarik memiliki koleksi tas, maka bergabunglah dalam komunitas dimana kita bisa menjual tas dengan harga yang baik. Dengan cara ini, kita tahu banyak informasi tas seperti apa saja yang layak koleksi, dan pada saat ingin menjualnya, kita tahu kepada siapa tas itu akan laku dijual.

Mengoleksi dan berinvestasi pada tas dan pakaian branded, atau pun perhiasan tentunya tidak salah asal bisa mengelolanya dengan baik. Kalau tidak, sebaiknya kita berinvestasi pada produk yang bisa memberikan hasil investasi yang baik. Produk investasi banyak tersedia saat ini. Mulai dari Emas LM, reksa dana, Obligasi Retail Indonesia, saham, properti, bisnis dan banyak lagi. Cari tahu mana yang paling sesuai, dan mulailah mempelajari mana yang paling tepat sebagai tempat investasi kita.

Tejasari CFP®

NOVA 1413/XXVIII 22 – 29 Maret 2015

Yuk, cek kesehatan keuangan dan hitung dana pendidikan anak, dana pensiun dan tujuan keuangan lainnya dengan kalkulator Finansial : www.keuanganitumudah.com.

No Comments Yet.

Leave a comment

WhatsApp chat