Apa yang terbayang dibenak Anda jika mendengar kata-kata ini?mungkin hidup enak, bisa melakukan apapun yang Anda mau dan memenuhi kebutuhan dan keinginan tanpa harus bekerja sama sekali atau ada yang berpikiran hidup dengan ongkang-ongkang kaki namun semua kebutuhan dan keinginan dapat terpenuhi tanpa harus khawatir masalah keuangan.

Namun bisakah anda membayangkan jika banyak orang meraih kebebasan finansial seperti itu? Mahatma Gandhi menyebut hal seperti ini sebagai salah satu dosa besar yaitu kekayaan tanpa bekerja (wealth without work), Nabi Muhammad sampai menciumi tangan orang yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri dan menjanjikan tangan yang dipergunakan untuk bekerja keras dengan cara halal tidak akan disentuh api neraka. Pointnya adalah sangat penting dan berdampingan antara kebebasan finansial dan bekerja keras.

Dari sisi ekonomi, jika banyak orang mengalami kebebasan finansial tanpa bekerja, jika jumlahnya signifikan, maka bisa mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Dimana tingkat pertumbuhan ekonomi akan turun karena produktifitas sumber daya manusia yang tidak bekerja tersebut, dan lama kelamaan jika ditambahkan beberapa faktor lainnya maka bisa menjadi penyebab dari krisis ekonomi. Contohnya adalah yunani yang pada tahun 2012 kemarin sampai dengan saat ini masih mengalami krisis, karena banyak orang di yunani mendewakan gaya hidup santai dan disatu sisi negara menanggung beban yang sangat besar untuk menghidupi rakyatnya sendiri.

Pengertian kebebasan finansial menurut saya sendiri adalah terbebas dari masalah keuangan baik saat ini dan dimasa yang akan datang dengan tetap membuat diri kita sendiri tetap bekerja dan tetap menjadi produktif.

Kita bisa melakukan pekerjaan apapun yang kita suka tanpa harus khawatir tentang berapa besar pendapatan yang bisa saya peroleh dari pekerjaan ini dan merasa khawatir apakah bisa untuk mencukupi kebutuhan, baik kebutuhan saat ini maupun kebutuhan dimasa depan. Kita bisa melakukan pekerjaan apapun yang kita sukai dengan tidak dibawah tekanan siapapun, tanpa harus khawatir harus di PHK, dsbnya

Bagaimana langkah untuk mencapai kebebasan Finansial?

  1. Lunasi semua hutang konsumtif Anda!!!

 

  1. Buat Tujuan Keuangan

Anda harus mengetahui kebutuhan Anda disaat sekarang dan masa yang akan datang. dengan mengetahui, akan sangat mudah bagi Anda untuk membuat strategi kebutuhan-kebutuhan apa yang harus Anda penuhi di masa yang akan datang. Contoh: Dana Pendidikan anak dari TK sampai s1, Dana Pensiun, Dana Pembelian Rumah/Apartment, Dana Bisnis,Dana Kesehatan Pensiun, Dana Liburan Tahunan, dll

 

  1. Berapa lama waktu untuk mencapai kebutuhan tersebut?

Ini sangat penting,karena bagian dari strategi untuk mencapai kebebasan finansial yang Anda idamkan. Anda bisa menentukan waktu untuk mencapai kebutuhan tersebut sesuai dengan jangka waktunya atau Anda bisa percepat waktu untuk mencapainya. Namun yang perlu diingat adalah semakin pendek jangka waktu yang anda buat maka semakin besar investasi yang Anda lakukan

 

  1. Atur Gaya Hidup Anda& Dedikasikan waktu dan uang untuk bidang yang anda senangi

Seorang warrent Buffet, investor saham ternama adalah seseorang yang mempunyai gaya hidup yang sederhana dan tidak berlebihan. Baik Bill Gates maupun Steve Jobsbukan orang yang terkenal senang menghabiskan uang untuk hura-hura melainkan mereka bekerja dan fokus untuk hal-hal yang sangat disenanginya

 

  1. Optimalkan Investasi

investasi harus disesuaikan dengan jangka waktu. Ingatlah prinsip “High Risk High Return, Low Risk Low Return”. Prinsip ini selalu berlaku dalam jenis investasi apapun. Hati-hati terhadap penawaran investasi bodong, investasi dengan iming-iming imbal hasil yang tinggi. Berinvestasilah pada produk investasi yang telah diregulasi oleh pemerintah dan mempunyai lembaga pengawasan yang jelas dengan track record hasil yang baik.

 

Optimalkan investasi pada Aset yang anda miliki dan optimalkan sisa cashflow tiap bulannya untuk investasi. Semakin banyak aset dan uang yang bisa Anda sisihkan untuk investasi semakin cepat kebebasan finansial bisa anda raih.

 

Investasi tidak hanya menanamkan modal Anda dalam deposito, saham, reksadana, property,dll. Menyisihkan uang untuk mengasah kemampuan yang Anda miliki saat ini merupakan bagian dari investasi. Jangan pelit untuk menyisihkan uang untuk mengambil kursus yang dapat meningkatkan kemampuan Anda.

 

  1. Review

Review lah Tujuan Keuangan yang Anda miliki, apakah semakin bertambahnya usia tujuan keuangan juga semakin bertambah. Review juga dilakukan terhadap produk investasi yang anda miliki, apakah sudah sesuai dengan target yang telah ditetapkan atau dibawah target. Lakukan juga perbandingan dengan tolak ukur ( benchmark ) dari produk tersebut. Jangan segan mengganti produk investasi jika ternyata hasil investasi jauh dari tolok ukur dan dari target yang telah Anda tetapkan

 

  1. Dalam salah satu Tujuan Keuangan, jangan lupa sisipkan Tujuan Keuangan Pasif Income

Ini penting, sebagai pengaman dari penghasilan utama Anda selama proses untuk meraih kebebasan finansial.

Semoga kita semua dapat mewujudkan kebebasan Finansial yang kita impikan

Aprida, SE, CFP, IFP

Comments are closed.

WhatsApp chat