Memiliki kebun anggur di Milan atau pesiar ke Antartika. Siapa bilang itu hanya ada dalam angan?

 

Apa sih artinya mimpi buat kita? Kata mimpi itu sendiri mempunyai arti sesuatu yang tidak mungkin dicapai, hanya mimpi. Tapi apakah benar mimpi itu adalah sesuatu yang tidak mungkin dicapai? Mimpi adalah sesuatu yang kita inginkan, jauh di dalam hati, tapi kadang-kadang kita bahkan tidak berani untuk menceritakannya kepada siapapun. Mungkin kita menceritakannya hanya sebagai gurauan saja kepada teman, karena kita sendiri berpikir bahwa mimpi itu tidak mungkin tercapai. Cukup sudah bersikap pesimisnya. It’s time to manage your dream. Ayo kejar mimpi, sekarang waktunya atur strategi agar mimpi itu bisa menjadi kenyataan!

LET’S START DREAMING

Boleh-boleh saja punya mimpi setinggi langit. Tapi apabila terlalu tinggi, akan sulit juga untuk mencapainya, malah kemungkinan besar akan tetap menjadi mimpi saja. Lalu, mimpi apa yang bisa kita miliki? Sebagai permulaan, coba pilih yang wajar. Turunkan sedikit derajat mimpi Anda. Misalkan, jadi orang terkaya di dunia, rasanya masih sedikit terlalu muluk. Bagaimana kalau mimpi itu ‘diturunkan’, menjadi orang yang memiliki kebebasan finansial? Pencapaiannya mungkin beda, tapi intinya sama, tidak punya kesulitan dalam masalah keuangan lagi. Dengan ini, mimpi tersebut masih mungkin untuk dicapai dan cukup wajar untuk dikejar.

PLAN IT OUT

Walau cuma mimpi, tapi karena adanya keinginan untuk menjadikannya kenyataan, saatnya membuat mimpi tersebut menjadi lebih jelas dan lebih detail. Dari sesuatu yang abstrak, hanya ada di kepala, hanya ada di awang-awang, kita mulai tuangkan dalam suatu bentuk jelas. Let’s work on it.

*teja

[bagian dari artikel yang pernah dimuat dalam Majalah Elle, Edisi April 2011]

 

Comments are closed.

WhatsApp chat