Menentukan Investasi Tepat Untuk Masa Depan

Bekerja dan memenuhi kebutuhan hidup merupakan kondisi alamiah yang dihadapi setiap manusia. Memiliki impian dan kehidupan finansial yang nyaman di masa depan pasti menjadi harapan setiap orang. Karena itu bekerja tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan, tetapi melakukan investasi demi mencapai beberapa tujuan keuangan di masa yang akan datang. Bagaimana bentuk investasi yang tepat untuk masa depan?

Intan adalah seorang karyawan swasta yang sudah bekerja selama tiga tahun di perusahaan multinasional. Kariernya cukup gemilang dan penghasilan setiap bulan lebih dari cukup. Meskipun ia belum menikah, tetapi setiap bulan ia rutin mengirimkan uang kepada adiknya di kampung halaman. Setelah pendapatannya dikurangi pengeluaran rutin wajib, ia mempunyai sisa uang yang biasanya dihabiskan untuk hangout bersama teman – teman. Intan mengaku tak mempunyai tabungan, asetnya hanya sebuah mobil Mitsubishi Pajero yang dibeli secara kredit dan sudah lunas.

Namun, beberapa waktu kemudian ia merasa badannya drop dan harus dirawat di rumah sakit ketika malam hari. Intan sempat kebingungan karena tidak memiliki tabungan untuk langsung membayar deposit biaya rumah sakit. Meskipun biaya kesehatan di – cover oleh perusahaannya, Intan sempat kebingungan. Setelah tubuhnya pulih dan sehat, Intan akhirnya menyadari bahwa investasi sangat penting dan bermanfaat.

Berdasarkan pengalaman dari cerita tersebut, kita diingatkan bahwa kebutuhan menabung dan berinvestasi merupakan hal yang tepat untuk dilakukan. Pada dasarnya kebutuhan hidup manusia setiap tahun akan terus meningkat seiring bertambahnya usia.

Kenaikan bahan pokok, biaya pendidikan serta tanggung jawab yang terus bertambah akan mengikuti setiap langkah kehidupan. Sebab itu perlu dilakukan investasi untuk mencapai tujuan keuangan manusia di masa yang akan datang.

Investasi. Menurut Aprida CFP ®, Independent Financial Planner dari Tatadana Consulting, investasi pada dasarnya adalah menyisihkan sebagian dana yang digunakan untuk tujuan di masa yang akan datang. Jika tabungan untuk jangka pendek, maka investasi untuk jangka panjang. Pada prinsipnya, melakukan investasi berarti mengorbankan banyak kesenangan di masa kini. Kompensasinya, akan mendapatkan return atau hasil dari investasi tersebut dan mencapai tujuan keuangan di masa depan.

Investasi cukup penting bagi kehidupan manusia karena ada inflasi. Inflasi, membuat harga barang menjadi tidak sama setiap tahun. Bila tidak melakukan investasi nantinya akan sulit memenuhi tujuan keuangan dan pada beberapa orang sulit memenuhi kebutuhan dasar karena tidak melakukan investasi. Bentuk investasi sebaiknya disesuaikan dengan tujuan keuangan atau disesuaikan dengan profil risiko diri sendiri. Pilih investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan. Jika memang memikili tujuan keuangan dalam jangka satu atau dua tahun maka pilih investasi yang tidak memiliki resiko tinggi atau ketika dicairkan tidak sulit. Maka, dapat disimpulkan investasi yang tepat adalah investasi yang sesuai dengan profil risiko sendiri yang sesuai dengan jangka waktu dan tujuan keuangan.

Konkretnya Anda yang ingin berinvestasi dapat memilih beberapa jenis investasi seperti deposito, properti, emas, tanah, apartemen, atau finansial portfolio seperti saham atau reksadana. Dari keseluruhan investasi yang dipilih, investasi dalam bentuk deposito termasuk yang beresiko rendah asalkan tetap sesuai dengan suku bunga penjamin LPS dan maksimal dana tersimpan sebanyak Rp 2 M dalam satu Bank . Jika anda memilih emas sebagai bentuk investasi, pilih emas yang memiliki sertifikasi ANTAM atau logam mulia. Emas dapat dipakai untuk mempercantik diri sebagai pilihan investasi . Pastikan pilihan investasi Anda memiliki pengawasan atau penjamin yang teregulasi pemerintah.

Bagi wanita yang baru bekerja, tetap harus diprioritaskan kebutuhan untuk berinvestasi. Untuk pekerja minimal 10 persen investasi dari pendapatan. Tapi, setelah dipotong utang, zakat, derma, atau perpuluhan. Tapi, untuk langkah awal dapat dimulai dengan investasi sebanyak 10 persen, sisanya untuk mencukupi kebutuhan operasional bulanan.

Dana Darurat. Sebelum berinvestasi sebaiknya pekerja ataupun pengusaha memiliki dana darurat terlebih dahulu. Dana darurat adalah dana yang siap digunakan jika berada dalam keadaan mendesak. Untuk pekerja, siapkan dana darurat 3 -6 kali dari total pengeluaran bulanan. Sedangkan untuk pengusaha, siapkan dana darurat 12 – 15 kali dari total pengeluaran bulanan. Bagi pengusaha, disarankan untuk melakukan investasi  secara maksimal.

Semakin banyak investasi, maka akan semakin baik bagi kondisi keuangan. Namun, ia harus menyeimbangkan antara dana pribadi dipisah dengan dana perusahaan. Dan akan lebih baik jika dana pribadi dipisah dengan dana perusahaan. Menentukan berapa besar dana darurat yang disimpan tetap kembali pada kemampuan masing – masing. Karena pada dasarnya dana darurat atau nilai investasi akan berbeda satu sama lain. Sedangkan untuk investasi pendidkan bagi anak, tetap disesuaikan dengan tujuan dan jangka waktu. Misalnya ketika anak berusia 4 -5 tahun dan akan membuat perencanaan keuangan. Sebelumnya harus mengetahui terlebih dulu anak akan bersekolah dimana dan disesuaikan dengan biaya inflasi. Berhubung jangka waktu pendek, maka pilih produk yang risikonya rendah seperti deposito dan tabungan. Anda juga dapat membuka rekening tabungan berjangka khusus untuk pendidikan anak. Tabungan berjangka otomatis akan mendebit tabungan, sehingga akan membantu seseorang untuk disiplin dalam menabung. Dari beberapa jenis investasi yang dipilih, Anda dapat mulai berinvestasi sedini mungkin demi kehidupan finansial yang lebih baik.

Sumber : Tabloid Kecantikan & Kecantikan (Edisi 03.Th.IX.21 November – 04 Desember 2014)

Comments are closed.

WhatsApp chat