Mengatur Aliran Uang Bulanan Kita

Bagi kita yang mendapatkan penghasilan bulanan, maka mengatur agar penghasilan tersebut bisa cukup sampai gajian berikutnya merupakan tantangan tersendiri. Coba kita lihat apa yang kita lakukan saat menerima gaji. Banyak orang langsung beramai ramai memenuhi mall, seolah olah inilah waktunya untuk membayar jerih payah kita selama ini. Tapi, bagaimana sesudahnya ? tidak sampai minggu kedua, uang kita sudah habis bahkan lupa menyisihkan uang untuk ditabung. Ada yang sudah menabung diawal bulan, pertengahan bulan uangnya sudah ditarik lagi. Alhasil sama saja.

Ayo kita menata alur pengeluaran kita sejak menerima gaji, sampai cukup bertemu dengan tanggal gajian lagi. Bukan hanya masalah mencukupi kebutuhan bulanan, tapi harus juga bisa mengalokasikan untuk tabungan dan investasi, serta membayar cicilan hutang dengan lancar.

Kemana uang kita mengalir ?

Ingat komposisi pengeluaran bulanan ?

10% tabungan, 30% cicilan hutang, 40% pengeluaran rutin keluarga, 20% pengeluaran pribadi.

Begitu pula dengan aliran uangnya.

Untitled1

Aliran pertama

Begitu kita menerima gaji, langsung sisihkan minimal 10% pindahkan ke rekening tabungan lain, atau langsung pindahkan ke rekening investasi. Kalau kita ingin berinvestasi di emas, langsung belikan emasnya. Jangan menunda melakukannya dari awal bulan. buat otomatis debet pemindahkan dari rekening tabungan kita ke rekening tabungan lain atau rekening investasi. Saat ini bank sudah memiliki fasilitas otomatis debet begitu pula kalau kita ingin berinvestasi di reksa dana, sudah ada otomatis debet di bank yang memudahkan kita. Tidak mengerti bagaimana melakukannya, ayo pergi ke Bank dan minta bantuan pihak bank untuk bisa menjalankannya dari rekening kita.

Aliran kedua

Inilah waktunya membayar kewajiban kita. Lunasi semua cicilan hutang yang jatuh tempo bulan ini. Mulai dari cicilan KPR, kendaraan, tagihan kartu kredit, cicilan KTA, cicilan koperasi, atau apapun namanya. Rasanya lega sekali saat semua tagihan itu terbayar. Tidak usah menunggu nunggu tanggal jatuh tempo nya dipertengahan bulan, bisa bisa uangnya sudah habis dipakai. Transfer saja langsung ke rekening pembayaran.

Aliran ketiga

Pengeluaran rutin bulanan ada dalam bagian ini. Mulai dari alokasi untuk pengeluaran rutin keluarga, seperti makan, listrik, telpon, bensin, zakat, hingga pengeluaran untuk gaji pembantu. Bayar bayar semua tagihan yang rutin dulu seperti zakat, listrik, air, telpon, langganan koran, gaji pembantu, SPP bulanan anak, les anak, dan semua pembayaran rutin bulanan lainnya. lalu, alokasikan untuk makan dan tranportasi.

Banyak yang menggunakan sistem amplop dengan memasukkan dalam amplop konsumsi, transportasi dan lainnya. Ada juga yang membagi menjadi 4 amplop, menjadi minggu 1, 2 dst. Atau ada yang menyimpan di tabungan dan diambil sesuai kebutuhan. Pilih saja yang paling sesuai dengan kita.

Aliran ke empat

Masih adakah sisa uangnya ? kalau masih ada, inilah bagian untuk pengeluaran pribadi kita. Pergi ke salon, gym, pijit, biaya hang out, nonton. kalau tidak ada sisanya ? artinya jatah pengeluaran pribadi kita memang tidak ada. Coba perhatikan alokasi cicilan hutang, mungkin sudah terlalu banyak pengeluaran disana. Tapi, jangan ambil tabungan kita untuk pengeluaran rutin ini ya.

Apa yang terpenting dari aliran uang kita ini ?

Menyisihkan untuk tabungan dan melunasi cicilan hutang adalah bagian yang terberat. Oleh karena itulah, selalu dilakukan pada langkah pertama dan kedua.

Sulit menjalankannya diawal ?

Memang sulit, tapi sangat bermanfaat buat kita. Jadi, paksalah diri kita untuk bisa melakukannya, dan nikmati hasil dari usaha kita ini nanti.

Tejasari CFP®

Comments are closed.

WhatsApp chat