Menilik Asuransi Kesehatan Wanita

Salam kenal, mba Teja. Saya senang sekali membaca rubrik Tanya Jawab keuangan ini dan ingin bertanya. Sejak sebelum menikah, saya sangat concern dengan kondisi kesehatan saya, terutama karena jadwal menstruasi saya tak teratur. Saya juga punya penyakit turunan penyakit kista dari Ibu. Saya penasaran dengan asuransi kesehatan untuk perempuan yang mulai banyak dibicarakan. Sebenarnya apa perbedaanya, ya, mbak? Bagaimana memastikan apakah asuransi ini cocok bagi saya atau tidak?

Arty – Cimahi

Hai, Arty.

Asuransi kesehatan adalah salah satu asuransi yang penting untuk dimiliki. Alasannya, karena biaya kesehatan saat ini relatif mahal dan selalu meningkat tiap tahunnya. Hampir semua kantor saat ini telah memberikan asuransi kesehatan. Akan tetapi, apabila kantor tidak memberikan fasilitas asuransi kesehatan, maka saya sangat menyarankan untuk membeli asuransi kesehatan untuk proteksi keuangan apabila sakit.

Dengan semakin berkembangnya dunia asuransi kesehatan, maka pihak asuransi terus beimprovisasi tidak ada kekhawatiran yang mulai banyak ditawarkan saat ini adalah asuransi kesehatan untuk perempuan.

Mengapa ada asuransi kesehatan untuk perempuan?

Ada beberapa penyakit yang kebanyakan diderita oleh wanita saat ini, antara lain osteoporosis, kanker payudara, kanker serviks, lupus, dan beberapa penyakit lainnya. Kadang, dalam suransi kesehatan yang umum, penyakit tersebut tidak termasuk dalam manfaat yang  diberikan jaminan, hal ini tentu akan sangat merugikan para wanita karena resiko kita terkena penyakir tersebut tentu saja lebih tinggi. Memperhatikan hal tersebut, pihak asuransi membuat produk asuransi yang khusus  memberikan perlindungan bagi penyakit – penyakit yang banyak diderita oleh kaum wanita. Akan tetapi, ada juga asuransi kesehatan yang sudah memasukkan daftar penyakit tersebut dalam cakupan jaminannya.

Bagaimana memilih asuransi yang sesuai?

Saat ingin membeli asuransi kesehatan khusus wanita, perlu mencari tahu apakah asuransi kesehatan ini sesuai atau tidak. Caranya pertimbangkan hal-hal berikut:

1. Pilihlah Perusahaan asuransi yang jelas.

Ini termasuk kredibilitas untuk menentukan apakah perusahaan sudah berpengalaman lama, memiliki agen asuransi yang berlisensi dan memiliki sertifikasi dalam bidang asuransi.

Perusahaan asuransi yang memiliki kredibilitas tinggi tentu akan memberikan manfaat yang sesuai dengan yang tertera dalam polis. Jika demikian, kita akan merasa nyaman dengan asuransi kesehatan kita dan tidak ada kekhawatiran apabila sakit.

Pihak agen asuransi yang baik akan memberikan informasi yang benar tentang manfaat dari asuransi kesehatan yang akan diambil. Mereka akan membantu dalam pengisian formulir data pribadi yang tepat, sehingga tidak ada salah persepsi di pihak yang  mengajukan dan pihak perusahaan asuransi.

2. Sesuaikan besaran asuransi dengan kemampuan.

Pasalnya, seperti asuransi kesehatan umumnya, ada golongan-golongan dengan biaya pergantian tertentu. Semakin tinggi manfaat yang diberikan, maka akan semakin mahal premi yang harus dibayarkan.

Sesuaikan premi tersebut dengan kemampuan keuangan, baik berupa pembayaran bulanan, 3 bulanan, 6 bulanan, atau tahunan. Tentu saja, yang paling murah adalah premi tahunan, akan tetapi kalau kemampuan kita membayar secara bulanan, maka sesuaikan saja dengan kondisi tersebut.

Begitu juga dengan kelas kamar rumah sakit. Semakin tinggi kelasnya, premi asuransi akan semakin mahal . jangan paksakan untuk memilih kamar yang paling mahal, kalau kita tidak mampu membayar preminya yang tinggi.

3. Perlukah memiliki asuransi kesehatan wanita?

Memilih asuransi kesehatan khusus wanita yang sesuai dimulai dengan memperhatikan kondisi kesehatan saat ini. Cari tahu juga riwayat kesehatan yang dimiliki oleh ibu, tante atau nenek. Ketika muncul kecurigaan pada sebuah penyakit yang sudah menjadi riwayat keluarga, maka kemungkinan kita juga bisa mengalaminya.

Apalagi jika kondisi kesehatan saat ini sudah memiliki tanda – tandanya. Tanyakan pada dokter, kemungkinan penyakit apa yang bisa kita derita. Dari kemungkinan tersebut, periksalah daftar penyakit yang dilindungi pada asuransi kesehatan wanita yang ditawarkan. Perhatikan juga kondisi apa saja, yang menyebabkan klaim ditolak. Pilihlah asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan saat ini.

4. Bacalah ketentuan dalam polis.

Biasanya, ada rentang waktu tertentu setelah menerima polis. Tujuannya, memberi kesempatan untuk meneliti polis asuransi dengan seksama. Dalam rentang waktu itu, bacalah polis secara detail. Mulai dari manfaatnya, cara pembayaran, proses klaim, hingga apa saja yang tidak dilindungi. Apabila merasa tidak sesuai dengan kebutuhan , bergegaslah untuk menyampaikan rasa keberatan dengan agen asuransi.

Memilih asuransi kesehatan yang tepat memang sangat penting. Karena biaya kesehatan yang mahal saat ini akan mengganggu keuangan kita saat dibutuhkan.

Tejasari CFP®

(NOVA1379/XXVII 28 Juli– 3 Agustus 2014)

Comments are closed.

WhatsApp chat