PERENCANAAN KEUANGAN UNTUK IBADAH HAJI

Haji merupakan kewajiban bagi umat islam bagi yang mampu (mampu secara fisik, keuangan,dll). Ya memang, Ibadah satu ini memerlukan dana yang cukup besar dari sisi keuangan namun tidak berarti yang dapat menunaikan ibadah ini hanya orang-orang kaya saja. Kondisinya saaat ini jika dilihat dari sisi ekonomi, Sebagian masyarakat Indonesia terutama dari kalangan menengah bawah merasa pesimis dapat menunaikan ibadah haji dalam jangka menengah maupun panjang karena faktor biaya tersebut. Sementara untuk kalangan menengah keatas cenderung menggampangkan dan menyepelekan dengan tidak menyisihkan dana dari jauh-jauh hari, akibatnya melaksanakan haji juga sulit dilakukan

Sebenarnya dengan perencanaan keuangan yang baik, berinvestasi untuk Dana Haji tidak lah susah. Berikut tipsnya:

  1. Anda harus tentukan terlebih dahulu jenis keberangkatan yang Anda inginkan. Ada ONH (Ongkos Naik Haji)  biasa yaitu biaya standar yangditetapkan oleh pemerintah Indonesia atau ONH Plus. Biaya juga tergantung dari daerah mana jamaah haji itu berasal. Biaya Haji ONH biasa tahun 2014 berkisar $2932 – $3496 atau jika dirupiahkan pada kurs saat itu +/-Rp.34.690.000 –  Rp.41.361.000.
  1. Cari keterangan tentang masa tunggu, berapa lama lagi anda akan pergi haji. Di Indonesia sendiri masa tunggu bisa sekitar 9-20 tahun (tergantung dari daerah mana keberangkatan). Dan asal tahu sajasetiap tahun masa tunggu ini selalu meningkat seiring dengan peminat calon haji dari Indonesia yang sangat besar
  1. Untuk ONH biasa untuk mendapatkan porsi haji anda harus menyetor sebesar Rp.25.000.000,- kepada bank-bank yang ditunjuk oleh Departemen Agama dan sisa biayanya ditransfer mengikuti biaya penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang ditetapkan oleh DPR pada tahun keberangkatan. Dan BPIH ini berubah setiap tahun tergantung dari kenaikan biaya penerbangan, biaya pemondokan di mekkah, dan biaya hidup per masing-masing embarkasi serta  kurs terhadap dollar. Jika nominal Rp.25.000.000,- ini semakin lama terkumpul, maka anda akan semakin lama juga anda mendaftar dan  otomatis untuk mendapatkan porsi keberangkatan haji juga semakin lama. Masa tunggu setelah mendapatkan porsi haji adalah 9-20 tahun. Itu artinya anda harus menyiapkan lagi sisa biayanya sesuai dengan tahun anda mendapatkan keberangkatan haji
  1. Untuk ONH Plus anda harus menyiapkan dana awal sebesar $5000 untuk mendapatkan porsi ONH plus, yang biasanya akan terbagi untuk Travel ONH Plus dan setoran awal BPIH ke Departemen Agama. Jika Anda sudah mendapatkan porsi haji ONH plus anda di haruskan untuk membayar lunas biaya haji kepada travel haji tersebut. Kisaran biaya secara keseluruhan mulai dari $9000-$12.500 tergantung dari travel haji yang anda gunakan
  1. Pilihlah travel haji yang terpercaya
  2. Pilihlah investasi yang bebas riba dan sesuai dengan ajaran islam
Tahun Rencana Pendaftaran Haji 2020
Biaya Haji ONH Plus 2014 $ 9000
Jumlah orang yang daftar 2
Total Biaya Haji (USD) $ 18.000
Kurs USD November 2014 Rp.12.000
Total Biaya Haji (IDR) Rp.216.000.000
Asumsi Inflasi 10%
Waktu Tersisa 9 Tahun
Biaya Yang Akan Datang Rp.509.316.701
Jangka Waktu Investasi 9 Tahun
Perbandingan
Instrumen Investasi Reksadana Campuran Syariah Emas Menabung Saja Deposito / Reksadana Pasar Uang
Target Investasi 15% 10% 0% 5%
Investasi Per bulan Rp.2.300.000 Rp.3.000.000 4.716.000 Rp.3.800.000

Perbandingan diatas menggambarkan bahwa jika kita tidak melakukan investasi untuk mengumpulkan dana ibadah haji, maka uang yang harus kita tabung semakin lama semakin besar. Namun jika kita melakukan investasi dengan produk yang tepat dan bisa menghasilkan return yang optimal, maka jumlah uang yang kita sisihkan setiap bulan akan menjadilebih sedikit.

Pilihlah investasi yang sesuai dengan syariat islam dan disiplin dalam investasi adalah kunci penting Anda dapat mencapai tujuan Dana Ibadah Haji. Yuk sama-sama rencanakan untuk ibadah menjadi tamu Allah.

Aprida, SE, CFP ®

Independent Financial Planner

Tatadana Consulting

Comments are closed.

WhatsApp chat