Pilih Rumah Bekas atau Baru?

Halo Mbak Teja,

Saya, Ratna (29) bekerja sebagai karyawan swasta dan baru saja menikah 6 bulan. Saya dan suami sedang mencari rumah, karena kami ingin segera tinggal mandiri dan keluar dari rumah prangtua karenca tidak mau merepotkan. Rencananya, kami akan menggunakan fasilitas KPR dari bank. Untuk uang muka, kami punya tabungan sekitar Rp. 200 juta. Tapi kami sedang bingung, lebih baik membeli rumah baru atau bekas?

Ceritanya begini, belum lama kami sudah mantap membeli rumah baru yang sebetulnya luasnya tak sesuai keinginan saya dan suami, hanya 70 meter, seharga Rp. 500 jutaan. Tetapi setelah berkeliling ada beberapa tawaran rumah bekas dengan tanah lebih luas dan harga sama. Hanya, ya kondisinya tentu tak sebagus yang baru ya Mbak. Surat rumahnya pun baru HGB.

Saya dan suami jadi bingung menentukan sekarang. Apa yang harus saya lakukan? Apa saja kekurangan dan kelebihan membeli rumah baru atau bekas yang harus kami ketahui? Saya tunggu sarannya ya Mbak. Terima kasih.

——————–

Jawab :

Dear Ratna,

Memiliki rumah adalah langkah keuangan yang sangat baik dilakukan bagi pasangan muda. Selain kita bisa membangun keluarga mandiri, kita juga bsia memiliki sebuah aset yang penting bagi keluarga.

Dalam membeli properti, banyak orang lebih menyukai rumah baru. Akan tetapi, membeli rumah bekas juga bisa menjadi alternatif yang baik buat kita. Ada beberapa hal yang bisa kita pertimbangkan dalam memilih antara rumah baru atau rumah bekas :

Bagaimana Kondisi Bangunannya

Yang menyenangkan dari rumah baru adalah kondisi bangunan masih baru, sehingga tidak perlu khawatir ada biaya untuk renovasi. Hanya saja, kita tetap harus memerhatikan kondisi bangunan tersebut. Terkadang material yang digunakan tidak sesuai standar atau tidak sesuai dengan kebutuhan kita, jadinya tetap saja harus ada pengeluaran untuk renovasi.

Sementara untuk rumah bekas, terkadang kita harus menganggarkan dana untuk renovasi karena ada bagian rumah yang harus diperbaiki atau sudah tidak berfungsi lagi. Hati – hatilah untuk bagian bangunan yang tersembunyi , bisa jadi biaya renovasinya akan cukup besar.

Bagaimana Harganya?

Harga rumah baru biasanya sesuai dengan program marketing yang ditawarkan. Diskon atau penurunan harga sangat terbatas. Sementara harga rumah bekas masih bisa ditawar dan didiskusikan dengan pemilik, sehingga bisa memberikan penawaran harga yang menarik buat kita. jangan lupa untuk melakukan riset kecil – kecilan membandingkan dengan rumah sekitar untuk mendapatkan harga yang menguntungkan.

Bagaimana Status Surat Tanah?

Untuk rumah baru, tidak perlu repot untuk mengurus surat tanah. Namun, kita tetap harus memperhatikan surat –surat yang diberikan oleh developer. Cek sertifikat tanah pengembang, tanyakan ke notaris yang mencatat akte tanah.

Sementara untuk rumah bekas, surat tanah adalah satu hal yang sangat penting. Teliti dengan baik dan tanyakan pada pihak yang menegrti tentang surat tanah yang legal. Sudah banyak kasus yang terjadi adanya pemalsuan surat tanah atau tanah dalam sengketa. Apabila hak yang dimiliki masih dalam bentuk HGB ( hak Guna Bangunan ) pertimbangkan pula biaya pengalihan ke Hak Milik nantinya.

Adakah Biaya Tambahan?

Selain pajak, tentunya akan timbul biaya lainnya saat membeli rumah dengan pengajuan KPR. Seperti biaya appraisal, biaya pengecekan sertifikat tanah, biaya provisi bank, asuransi, notaris, biaya balik nama, akte jual beli, akta pembebanan hak tanggungan dan biaya lainnya yang mungkin timbul. Tanyakanlah mengenai biaya ini secara detail, beserta kapan waktu pembayarannya baik untuk rumah baru atau pun untuk rumah bekas.

Kapan Rumah Bisa Digunakan?

Untuk rumah baru, terkadang saat kita melakukan pembayaran, rumahnya belum selesai. Berbeda dengan rumah bekas yang bisa langsung ditempati. Kalau memang kita sudah harus segera pindah, berarti kita harus membeli rumah baru yang sudah siap pakai.

Karena ini rumah pertama, tentunya kita ingin mendapatkan pilihan yang terbaik. Jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan saat membeli rumah. Pertimbangkan hal – hal tersebut di atas, dan juga hal – hal lain yang mungkin timbul saat kita membandingkan.

Tejasari CFP®

NOVA 1447/XXVIII 18 -22 November 2015

Mau berkonsultasi lebih lanjut membuat rencana keuangan untuk membeli rumah pertama? Yuk, kirimkan email ke : tanya@tatadana.com atau datang langsung ke : Grha Toedjoeh Empat No.3 , Jalan Wolter Monginsidi No. 15, kebayoran baru, Jak – Sel 12110 / Tlp : 021.7235949 / 081318621626.

No Comments Yet.

Leave a comment

WhatsApp chat