Pundi Pundi Investasi Untuk Anak

Hadirnya anak dalam kehidupan sebuah keluarga membawa perubahan yang luar biasa. Kehadiran seorang buah hati akan membuat sepasang suami istri pun berubah status menjadi sepasang orang tua yang disertai dengan sepaket tanggung jawab untuk merawat, membesarkan, mendidik, sampai akhirnya sampai ke masa menikahkan.

Memiliki anak merupakan sebuah komitmen jangka panjang kalau bukan mau disebut sebuah komitmen seumur hidup.

Karena itu pula, orang tua pun menjadi perlu mempersiapkan dengan baik dana yang dibutuhkan untuk tujuan merawat, membesarkan, mendidik dan menikahkan anak. Sehingga anak dapat tumbuh menjadi manusia yang beriman dan berpendidikan sebagaimana harapan semua orang tua.

Dana-dana apa saja yang perlu kita persiapkan untuk anak kita? Ada tiga yang utama yaitu dana darurat, dana pendidikan dan dana pernikahan anak.

Dana darurat disini artinya adalah menambah cadangan dana darurat yang dimiliki oleh keluarga sebelumnya. Jika untuk pasangan suami istri yang belum memiliki anak, dana darurat yang diperlukan berkisar antara 3-6 kali pengeluaran rutin, maka dengan hadirnya anak, dana darurat harus ditambah cadangannnya menjadi 6-12 kali pengeluaran rutin.

Kenapa? Karena kehadiran anak memperbesar kemungkinan situasi darurat pun terjadi – misalnya saja untuk keluarga yang tidak memiliki asuransi kesehatan atau penggantian kesehatan dari kantor, maka cadangan dana darurat untuk digunakan sewaktu-waktu anak sakit menjadi sangat diperlukan.

Dana kedua yang mulai perlu disiapkan adalah dana pendidikan anak. Dalam menyiapkan dana pendidikan untuk anak, orang tua perlu memikirkan beberapa hal yaitu: sekolah macam apa yang diinginkan untuk anak, niatan menyekolahkan anak sampai jenjang apa, dan kemudian mencari tahu berapa biaya untuk masing-masing sekolah tersebut.

Setelah hal ini ditentukan, maka orang tua dapat mulai membuat perencanaan dana pendidikan. Dengan menghitung kenaikan biaya pendidikan per tahun 20%, maka asumsi biaya pendidikan yang dibutuhkan saat anak akan masuk sekolah tsb beberapa tahun kemudian dapat diketahui. Dengan begitu orang tua dapat menghitung berapa dana yang harus disisihkan setiap bulannya, dengan memperhitungkan return investasi dari produk investasi yang dipilih.

Dana  ketiga yang juga perlu dipersiapkan untuk anak adalah dana pernikahan anak. Perencanaan dimulai dengan menentukan pernikahan seperti apa yang kita inginkan untuk anak kita, dan mencari tahu biaya saat ini untuk menyelenggarakan pernikahan tsb. Dengan begitu orang tua bisa menghitung berapa kira-kira biaya menikahkan anak yang dibutuhkan nanti. Sama dengan dana pendidikan tadi, orang tua kemudian dapat menghitung berapa dana yang harus disisihkan setiap bulannya, dengan memperhitungankan return investasi dari produk investasi yang dipilih.

Kapan dana investasi untuk keperluan anak ini perlu dipersiapkan? Sedini mungkin, saat anak sudah ada dalam kandungan Ibu. Bahkan, sebagian orang yang memang sudah mampu, masa persiapan dana untuk anak ini dimulai sejak anak masih dalam kandungan.

Angka-angka yang muncul dari perhitungan-perhitungan ini kadang membuat mata orang tua terbelalak. Tapi hendaknya ini tidak menyurutkan keinginan untuk memiliki anak atau pun menambah anak. Karena dengan perencaanan sedini mungkin, apa yang tadinya terasa tidak terjangkau, menjadi tampak seperti tahapan perjalanan yang bisa dilalui dengan lebih ringan.

Felicia Imansyah
Independent Financial Planner
Tatadana Consulting

Ingin berkonsultasi langsung? Hubungi Tatadana Consulting , Grha Toedjoeh Empat lantai 3 Jalan Wolter Monginsidi No. 15 Jakarta Selatan 12110, (02-723 5949), www.tatadana.com

 

 

 

Comments are closed.

WhatsApp chat