Sisi jahat sebuah investasi

Sisi Jahat Sebuah Investasi – Investasi merupakan sebuah cara untuk mencapai kesejahteraan yang cepat, karena anda dapat segera mencapai keuntungan dengan cepat, ada seribu macam investasi yang dapat membuat anda untung 2 sampai 10 kali lipat. Karena itu Investasi lebih menggiurkan daripada menabung secara formal di bank ataupun di tabungan konvesional. Akan tetapi ada beberapa sisi jahat investasi yang membuat seorang investor jatuh kedalam keterpurukan finansial.  Akan tetapi faktor faktor yang membuat investasi itu menjadi jahat karena sisi karakter manusia itu sendiri yang didasarkan sifat serakah dan tamak.

Berikut ini adalah beberapa hal yang menjadi sisi jahat sebuah investasi :

  • Iming Iming Untung Besar

Beberapa kali kita mendengar karena ingin untung besar seseorang akhirnya di tipu lewat investasi bodong hingga ratusan juta rupiah. Pada dasarnya ada sebuah kemungkinan bahwa investasi membuat harta atau uang seseorang bertambah berkali kali lipat dalam waktu tertentu, tetapi harus di waspadai jika apabila seseorang memberikan iming iming yang terlalu muluk. Bagaimana menilai sebuah investasi wajar adalah jika perekenomian mempunyai laju inflasi 9 persen maka nilai investasi yang wajar adalah 2 kali lipat keuntungannya artinya mencapai 18 -20 persen, apabila tawaran investasi jauh lebih tinggi bahkan berkali kali lipat dari nilai tersebut, bahkan dengan janji “pasti”, maka perlu di curigai bahwa investasi tersebut adalah bodong alias penipuan.

  • Cara untuk berinvestasi

Dalam berinvestasi sebaiknya kita perlu tahu kapan waktu untuk mencairkan dana investasi kita. ada 2 jenis cara berinvestasi, yaitu “trading” atau “Invest”. Apabila kita berencana untuk melakukan “trading”, maka kita perlu kapan harus keluar saat seperti apa dan dalam situasi ekonomi seperti apa. Hal ini perlu sebuah pengetahuan karena tidak melulu saat ekonomi bagus ataupun ekonomi yang sedang terpuruk. Semuanya butuh pengetahuan dan kalkulasi yang benar. Seperti layaknya berinvestasi dalam saham, seseorang harus mengetahui waktu yang tepat untuk membeli saham atau menjual saham. Apakah saat pasar Bullish ataukah bearish ataupun bisa jadi saat saham rebound ataupun anjlok.

Akan tetapi kalau kita berencana untuk melakukan “invest” maka kita perlu tahu rencana investasi jangka panjang kita, dan tidak mencairkan sebelum jangka waktu pada rencana investasi kita. Terus melakukan review atas investasi yang kita lakukan, agar langkah investasi kita bisa sesuai dengan rencana keuangan kita.

  • Investasi Dari Hutang

Dalam perencanaan keuangan yang baik adalah hindarkan hutang terutama hutang konsumtif yang artinya berhutang untuk kegiatan atau barang barang konsumtif. Adalah benar jika hutang di gunakan untuk asset yang meningkat nilainya seperti properti ataupun hutang yang digunakan untuk meningkatkan produksi bisnis. Akan tetapi berhutang untuk investasi akan menimbulkan tambahan resiko bagi keuangan kita. Apalagi untuk investasi tersebut, kita berhutang dengan bunga tinggi, sangatlah beresiko tinggi.

Banyak hal yang perlu dipelajar2i agar kita berhati-hati dalam melakukan investasi. jika masih ada yang ingin ditanyakan, silakan hubungi kami untuk  konsultasi lebih lanjut, atau daftarkan diri anda untuk mengikuti pelatihan manajemen keuangan yang diselenggarakan oleh Tatadana Consulting. Hubungi kami di 021 – 7235949 atau email ke tanya@tatadana.com kami siap membantu anda.

No Comments Yet.

Leave a comment

WhatsApp chat